Pemerintah desa (Pemdes) Ngasinan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang membangun gedung lumbung pangan.
Pembangunan tempat untuk menyimpan hasil panen pertanian di Desa Ngasinan ini untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Rembang.
"Alhamdulillah, tahun ini Pemdes Ngasinan membangun gedung lumbung pangan. Langkah ini untuk mendukung program katanan pangan Pemkab Rembang dan ketahanan pangan nasional," ucap kepala desa (Kades) Ngasinan Hariyanto,
Disampaikan Hariyanto, pembangunan gedung lumbung pangan anggarannya diambilkan dari Dana Desa (DD) tahap II Tahun 2025 Rp 140.000.000.
"Anggaran DD itu kami buat bangunan gedung lumbung pangan dengan lebar 8 meter, panjang 12 meter, dan tinggi 5 meter," tuturnya.
Dikatakan Hariyanto, pembangunan gedung lumbung pangan dimulai hari ini (22/11/2025).
"Sesuai dengan perencanaan pembangunan lumbung pangan akan rampung bulan Desember," tuturnya.
Nantinya, kata Hariyanto, lumbung pangan ini akan digunakan untuk menyimpan dan jual beli hasil pertanian masyarakat petani Desa Ngasinan.
"Sehingga, keberadaan gedung lumbung pangan Desa Ngasinan ini bisa menjadi penyangga kebutuhan pangan warga," terangnya.
Lebih jauh Hariyanto menyatakan di Desa Ngasinan ada areal persawahan luasnya sekitar 90 hektar. Areal lahan seluas itu dikerjakan sendiri oleh pemilk (petani) di Desa Ngasinan.
Pertanian di Desa Ngasinan sistem tadah hujan. Rata-rata se-tahun tanam padi sekali, melihat situasi iklim yang berlangsung.
Nantinya, tambah Hariyanto lumbung pangan akan dikelola oleh badan usaha milik desa (Bumdes) Ngasinan.
"Pembangunan gedung lumbung pangan ini selain dimaksudkan untuk menjaga ketahanan pangan warga Desa Ngasinan, mendukung program pemerintah, juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.